• icon085178707707
  • iconmanuruljadid@gmail.com
  • iconPaiton, Probolinggo 67291

PKKM Sebagai Rekam Jejak Administratif

Kamis, 02 Nov 2023 10:29 WIB 1109 Madrasah
Blog Details

PKKM: Pengawas madrasah Ustaz Husnan Abrori (tengah) saat memberikan pengarahan bersama H. Abdul Aziz (paling kiri) di PKKM. Ustaz Misbahul Munir Kepala MANJ dan Ustaz M. Naim waka kurikulum (paling kanan).

Pengawas: Secara Umum Sudah Bagus, Kepala MANJ Tetap Layak Memimpin

MANJ- Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) sebagai bentuk pengawasan tahunan oleh pengawas Kemenag Kabupaten Probolinggo kemarin dilaksanakan (1/11/23),  MA Nurul Jadid (MANJ) kemarin menerima pelaksanaan PKKM tersebut. 2 pengawas dari Kemenag Kabupaten Probolinggo Ustaz Husnan Abrori dan H. Abdul Aziz yang melaksanakan PKKM tersebut kepada pimpinan MANJ.

Menurut Ustaz Husnan Abrori, bagi kepala madrasah dalam menjalankan roda kepemimpinannya tentu sangat membutuhkan keterlibatan jajaran wakil kepala dan komponen terkait. “Program kepala perlu melibatkan “intervensi” jajaran di bawahnya, sehingga apa yang telah diprogramkan pada empat komponen PKKM bisa dicapai dan tentu itu ada rekam jejak secara administratif sebagai buktinya,” ungkapnya saat memberikan sambutan.

[Ustaz H. Abdul Aziz ketika memeriksa berkas administrasi dan memberikan masukan]

4 komponen yang dinilai yaitu pengembangan madrasah, tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, supervisi guru dan tenaga kependidikan. “Sesuai dengan performa MANJ dalam PKKM kali ini kami menyimpulkan sudah bagus, ada beberapa poin yang harus dibenahi untuk lebih baik lagi. kesimpulannya, kepala MANJ layak tetap memimpin madrasah ini,” tandas Ustaz H. Abdul Aziz.

Hal senada juga dipertegas oleh Ustaz Husnan Abrori. Menurut beliau dari hasil kesimpulan tersebut bisa menjadi data pertimbangan untuk pihak yayasan dalam menilai kepemimpinan kepala MANJ, “Kami tidak hanya menilai hasil kinerja saja, tetapi hasil PKKM ini bisa menjadi rekomendasi untuk pihak yayasan Nurul Jadid bahwa kepala MANJ masih layak menjadi pimpinanya,” tegas beliau diiringi aplaus para pengurus yang hadir.

Ustaz H. Abdul Aziz berkelakar, oleh beliau PKKM seakan menjadi “Yaumul Hisab”, karena banyak mempertanggung jawabkan 4 komponen penilaian secara administratif. Bahkan beliau memberikan support terkait pengembagan kewira usahaan, pasalnya saat melakukan penilain, beliau ditunjukkan hasil budidaya jamur dan batik tulis.

“Jamur yang sudah di panen usahakan bisa merambah pasar untuk masyarakat umum, jangan hanya untuk internal saja, apalagi dikreasikan dalam produk siap saji, itu luar biasa,” ungkap beliau memberi support dan sarannya.

Sementara itu Ustaz Husnan Abrori banyak memberikan support dan evaluasi terkait pengembagan madrasah dan supervisi. Oleh beliau penyusunan supervisi harus mampu menggambarkan cita-cita madrasah dan memberikan jawaban dari keinginan masyarakat dalam menjatuhkan pilihan masuk ke madrasah ini. “Perlu mendahulukan unsur karakter kemudian jaminan mutu yang tersusun secara sistematis,” pungkas beliau.

[Ustaz Husnan Abrori ketika mengecek administrasi dan memberikan masukan]

Hari itu selain kepala MANJ Ustaz Misbahul Munir, juga segenap wakil kepala madrasah (Waka), Ustaz M. Naim selaku waka kurikulum, Ustaz Prayogi waka kesiswaan, Ustaz Mawardi waka humas, Waka sarana Ustaz Ridwan Firdaus dan segenap jajaran pengurus madrasah.(hms)