FOTO BERSAMA: Saat foto bersama usai acara seremonial Kunjungan OSIM MANJ putri ke OSIS MAN 2 Kota Malang.
MANJ- Setelah sebelumnya OSIM putra MA Nurul Jadid (MANJ) melakukan studi banding ke OSIM MAN 1 Kota Kediri (22/9/22), kini giliran OSIM putri MA Nurul Jadid (MANJ) yang melakukan hal serupa ke OSIS MAN 2 Kota Malang pada Sabtu lalu (24/9/22). Sebanyak 34 pengurus OSIM putri dan 3 guru pendamping ikut dalam kegiatan tersebut.
Mereka tiba di lokasi pada pukul 9:00 WIB. Oleh pihak MAN 2 Kota Malang, rombongan dari MANJ dikondisikan ke ruang Lab multimedia untuk mengikuti seremonial. Pihak MAN 2 Kota Malang menunjuk Waka Humas Ustaz H. Ahmad Thohir Yoga, Ustazah Anita Yusianti selaku Wakasis dan Ka.TU Moch. Arif dalam acara seremonial dan dialog.

[Ustaz H. Ahmad Thohir Yoga Waka Humas MAN 2 Kota Malang saat memberikan sambutan dalam acara seremonial dan Ustazah Afrida (foto:batik biru) pembina OSIM MANJ]
Dari pihak MANJ pembina OSIM putri Ustazah Afrida di daulat memberikan sambutan. Selaku Pembina OSIM Puti MANJ, beliau mengawali dengan permohonan maaf dan ucapan terima kasih atas kunjungan studi banding tersebut. “Kami mohon maaf, jika kedatangan kami mengganggu aktifitas KBM di MAN 2 Kota Malang, juga kami berterima kasih atas kesediaan dan sambutan dari tuan rumah,” ungkapnya.
Selain itu, beliau juga menyampaikan untuk banyak belajar tentang manajemen organisasi siswa. “Mengingat MAN 2 Kota malang yang sangat prestisius baik nasional dan internasional, tentu kami ingin belajar tentang kiat-kiat dan penyusunan program kegiatan, lebih-lebih pada kegiatan non akadamik yang banyak melibatkan OSIS,” sambuang beliau.

Dari hasil studi banding itu, menurut Ustazah Afrida, khusus bagi pengurus OSIS disediakan media belajar tambahan di website madrasah. Pasalnya, para aktivis itu sering disibukkan oleh agenda kegiatan dan tidak bisa ikut pelajaran.
“Mereka bisa belajar diwebsite tersebut. para guru hingga kepala madrasahnya mensupport pengurus OSIS yang sedang terlibat kegiatan,” ungkap beliau kepada manj-online (27/9/22) usai mengikuti rapat pengurus di MANJ.
Terkait struktur pengurus OSIS, menurut Ustazah Afrida secara garis besar sama dengan OSIM MANJ, yang berbeda hanya pada bagian devisi keagamaan yang tidak ada di OSIS MAN 2 Malang, perbedaannya pada kegiatan ekstrakurikuler. Untuk ekstrakurikuler ada penanggung jawab yang melibatkan siswa di luar OSIS yang disebut pengawas ekstrakurikuker (pengkul).
“Pengkul terdiri dari siswa-siswi yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan ekstrakurikuler, mulai dari administrasi, pendataan pengajar, peserta dan presensinya hingga pada saat sosialisasi kepada siswa baru adalah pengkul,” tandas beliau. (hms)